Rumah Main Anak

image

Kaget saat dihubungi dan diminta untuk menjadi nara sumber dalam kuliah Whatsapp group Rumah Main Anak. Sebuah komunitas yang berisi bunda-bunda kreatif dan hebat, hebat karena tetap mempunyai waktu untuk mendampingi anak-anaknya bermain…
Meski bukanlah ahli tapi ini sekedar sharing semoga bermanfaat untuk semua….

Resume Materi Kuliah Whatsapp Grup Rumah Main Anak
(LIVE di RMA2)

Judul materi : Membuat Sains Menjadi Menyenangkan Sebagai Sarana Belajar dan Bermain Anak
Hari, tanggal : Jum’at, 15 Januari 2016
Pemateri : Ning Hendro
Peresume : Santy

👰🏻 PROFIL NARSUM
Rr. Sri Sulistyowati Marganingsih S.Si., (34 tahun). Istri dari Hendro Wisudawan S.Si., (33 tahun) bunda dari 2 jagoan Helmi Hazim (6 tahun 10 bulan) dan Mirza Muhammad (2 tahun 4 bulan).

Lulus kuliah dari Kimia Industri Universitas Padjadjaran sempat bekerja di sebuah perusahaan knitting, textile and printing. Setelah menikah dan memiliki anak, sepakat untuk berbagi peran dengan suami dan memutuskan untuk fokus mendampingi anak di rumah. Memiliki hobi membaca dan memanfaatkan barang-barang bekas sebagai sarana bermain dan belajar bersama anak-anak. Sesekali senang bermain dan mengenalkan sains sederhana kepada anak-anak.

Saya bukan ahli sains, hanya ingin mengenalkan keajaiban sains dan kebesaran Allah swt secara sederhana kepada anak-anak.

Email: marganingsih.81@gmail.com
Instagram: @ning_hendro
twitter: @nininghendro
Facebook: Ning Hendro
Blog : ninghendro.wordpress.com

🌸 Membuat Sains Menjadi Menyenangkan Sebagai Sarana Belajar dan Bermain Anak 🌸

Bismillahhirrahmanirrahim…

Assalamu’alaikum wr wb

Sains saat masa-masa saya sekolah dulu mempunyai kesan rumit dan sedikit menakutkan, karena yang kita kenal dengan sains adalah hitung-hitungan rumus fisika atau deretan atom-atom karbon pada kimia. Karena hal tersebut saya mempunyai keingina untuk lebih menyederhanakan sains dan mulai mengenalkan kepada anak-sains. Sains yang bagi anak-anak terkadang terlihat begitu “amazing”, hal ini dapat dimanfaatkan menjadi ajang bermain dan belajar serta quality time yang menyenangkan orang tua bersama anak-anak.

Banyak hal-hal sederhana dalam keseharian dan lingkungan kita adalah bagian dari sains. Dari hal-hal sederhana itulah kita bangun rasa keingintahuan dari anak2 akan sains.

Seperti mengenalkan konsep mengapung tenggelam lewat mainan mereka, mengenal warna dan pencampurannya, mengenal konsep densitas/kekentalan/massa jenis, mengenal zat, mengenal siklus hidup, mengenal rasa, bau dan tekstur, dll. Bonusnya selain mengenalkan sains kita dapat juga melatih anak melalui sensory misalnya.

Beberapa sains sederhana yang dapat dikenalkan pada anak usia dini diantaranya :

》 Konsep mengapung tenggelam
Anak belajar mengenal dan memisahkan benda2 mana yang mengapung dan tenggelam di air.
–> Anak akan mulai mengenal adanya istilah mengapung/tenggelam, berat/ringan, kental/cair.

》 Siklus hidup
Dapat dilakukan dengan :
~ Mengenalkan metamorfosis kupu-kupu melalui lapbook sederhana atau craft.
~ Mengenalkan siklus hidup tanaman yang berasal dari biji dengan menggunakan biji kacang hijau/kacang merah. Mengamati pertumbuhannya setiap hari.
–> Anak akan belajar mengenal dan memahami apa itu tumbuh/tidak tumbuh, panjang/pendek, untuk tumbuh diperlukan media dan faktor pendukung seperti cahaya matahari.

》Mengenal warna primer dan sekunder
Dapat dilakukan dengan :
~ mencampurkan air warna2 sekunder membentuk warna baru.
~ Menggunakan pewarna makanan dan susu.
~ Bermain es batu warna
~ Menggunakan cuka dan baking powder untuk membuat efek yang lebih menarik dari proses pencampuran warna.
–> Anak akan dapat belajar mengenal warna (primer –> sekunder), melihat detail proses pencampuran warna, bermain2 es untuk melatih sensory anak.

》 Mengenal medan listrik
~ Dengan menggunakan potongan kertas kecil2 dan plastik.
~ Atau dapat juga dengan menggunakan balon dan kertas tisu.
–> Anak akan mengenal medan listrik secara sederhana.

☆☆ Contoh-contoh kegiatan sains tersebut bisa dilihat dari beberapa kolase dokumentasi kegiatan saya bersama anak-anak.

Saya bukanlah ahli, hanya ibu yang sedang berjuang untuk menjadi lebih baik bagi anak-anak. Hari ini hanyalah sekedar sharing pengalaman saya, mungkin beberapa bunda disini jauh lebih hebat dan berpengalaman dari pada apa yang sudah saya share…

Mohon maaf jika ada kekurangan dalam hal menyampaikan sharing pada hari ini…

Wassalamu’alaikum wr wb

Warm regards,
Sri Sulistyowati “Ning”

TANYA JAWAB
1⃣ Pertanyaan saya, kalo untuk usia 6 tahun kegiatan/proyek sains apa saja yg cocok bund?
(Arma, Makassar)

Jawab :
Mba Arma salam kenal 🙋🏻
Kebetulan usia anak kita ga berbeda jauh. Untuk usia 6 tahun biasanya sudah lebih suka dengan yang sedikit “menantang” ya 😁
Bisa dengan project
– gunung berapi menggunakan pewarna, cuka dan soda kue
– pencampuran warna dengan menggunakan cuka warna dan soda kue
– meniup balon menggunakan botol berisi cuka dan ditambahkan soda kue
– craft/lapbook tentang metamorfosis
– siklus hidup tanaman dengan menanam biji kacang hijau pada kapas basah
Selamat mencoba ✅

2⃣ Assalamu’alaikum Mbak Ning, kira2 ada rekomendasi buku gak untuk ide2 permainan sains untuk anak2 terutama yg masih batita/balita?
Terima kasih
(Santy, Medan, Taka 25 bulan, RMA1)

Jawab :
Wa’alaikumsalam mba santy 🙋🏻
Saya sendiri jujur tidak memakai referensi buku khusus, biasanya saya cari2 ide di pinterest atau tanya2 mbah Google mba…🙏:)
Tapi beberapa buku homeschooling menyertakan juga contoh2 percobaan science.

Yang mau berkunjung melihat2 eksperimen mba ning bisa dilihat di : ninghendro.wordpress.com

3⃣ Mb Ning, sejak kapan ya anak bisa mulai diajarkan sains sederhana? Bagaimana cara menjelaskan yg sesuai dengan usia anak?
(Sofi, Solo, Arkan 3,5y, RMA2)

Jawab :
Mba Sofi n Arkan 🙋🏻
Soal usia bisa disesuaikan dengan bentuk permainan/sarananya.
Misal untuk bayi yang sedang senang menendang bisa diberikan mainan yang disertai kerincingan, saat menendang dan bersuara kita bisa katakan mainannya bersuara karena kena tendangan kaki dd…
Saat mulai senang melempar bisa diajak bermain lempar tangkap bola, ketika pelan melempar bolanya akan terlempar dekat ketika melempar dengan kuat maka jarak lemparan akan semakin jauh..
Gaya karena tendangan dan jarak karena lemparan juga bagian dari science (fisika) :)✅

4⃣ Apakah ada kelompokan umur untuk jenis-jenis sains yg dilakukan bersama anak? terimakasih
(Aprida, RMA2)

Jawab :
Mba Aprida, pengelompokan secara khusus berdasarkan usia menurut Ning ga ada. Karena kita sendiri yang bisa menilai ketertarian anak dan kenyamanan anak utk melakukan project science nya. Ada anak usia 6 tahun tp ga nyaman dengan bau cuka, sementara yg lain bisa enjoy main sambil “diobok2”
Jadi bisa disesuaikan dengan masing2 anak :)✅

5⃣ Salken bunda hebat: eksperimen sain yg cocok utk anak 16 mo jenis apa ya? Tks
(Fiqa, Tangerang, 16mo, RMA1)

Jawab :
Mba Fiqa sebagai contoh percobaan balon gas
Isi botol bekas air mineral dengan 1/3 bagian cuka (bisa diberi pewarna untuk menambah ketertarikan anak).
1 sdm soda kue dimasukkan dalam balon menggunakan corong lalu ikat denga karet.
Pasangkan pangkal balon pada mulut botol, lepas karet dan tegakkan balon agar soda kue masuk ke dalam botol berisi cuka.
Dan…. boommmm balon akan membesar 🎈🎈
Biasanya anak2 suka dengan balon 😍✅

6⃣ Ketika kita main sains, bagaimana cara menjelaskan teori sains kepada anak, misalnya tentang benda mengapung dan tenggelam. Apakah harus diajarkan tentang konsep massa jenis, berat dll atau bagaimanakah? Secara saya pribadi bukan ahli sains😁
(Sifa, Jakarta, Attaya 6yo Amira 5yo, RMA3)

7⃣ Untuk membangun rasa ingin tahu anak, apakah dalam mengenalkan sains harus dijelaskan kenapa begini kenapa begitunya? Usia berapa idealnya penjelasan itu bisa diberikan?
Terima kasih
(Rika, Malang, Maryam 3,5th, RMA3)

->> Saya gabungkan langsung.. Sepertinya pertanyaannya mirip.. Bisa dijawab sekaligus.. 🙂

Jawab :
Mba Sifa 🙋🏻
Mba Rika 🙋🏻
Penjelasan disesuaikan dengan daya tangkap anak dalam memahami. Tapi sebaiknya sesederhana mungkin sehingga mudah dipahami anak…
Misal
– benda mengapung dan
tenggelam
Bisa dijelaskan saja benda tenggelam karena beratnya lebih besar dari pada air, dan mengapung karena beratnya lebih ringan dari air (densitas/massa jenis maksudnya)
– balon gas 👆bisa dijelaskan balon membesar karena ada udara/gas yang dihasilkan oleh soda kue dan cuka (tekanan udara maksudnya)
– roket kertas akan semakin tinggi ketika kita kuat meniupnya (daya dorong maksudnya :)) ✅

8⃣ Assalamu’alaikum, terima kasih tuk ilmu barunya Mba Ning :). Pertanyaan saya, idealnya untuk usia berapa anak mulai diperkenalkan dengan pengembangan sains permulaan? Kalau masih 2 tahunan kira2 cocoknya aktivitas apa yah? (terkait pengembangan sains). Terima kasih…
(Tien Asmara, Makassar, 19 bulan, RMA 3)

Jawab :
Wa’alaikumsalam Mba Tien 🙋🏻
Untuk usia 2 tahunan, bisa pengenalan warna dan pencampurannya menggunakan air+pewarna makanan, metode air berjalan, susu warna warni, balon roket. Saya share picture nya..

9⃣ Bgmn caranya mengatasi anak yang ngga mau diajak main bareng (anak punya keasikan sendiri yg lain), dlm arti menumbuhkan keingintahuan anak akan science itu bagaimana? Terus mulai umur brp diperkenalkan?
(Vivi, Sidoarjo, RMA 2)

Jawab :
9⃣ Mba Vivi 🙋🏻
Anak2 itu emang moody ya, sebaiknya memang pas lg klik mood anak n ibunya 😁😁
Kalo Ning biasanya sudah diplanning beberapa hari sebelumnya. Coba kasih gambar2 dari browsing trus tanya2 mana yg kira2 mau kita coba besok ya…
Atau disesuaikan dengan kesukaan anak, misal lagi suka mainan binatang ajak aja main tenggelam mengapung dengan binatang2nya dan seember air…
Tapi kalo msh belum bisa dicoba ajak beberapa waktu ke depan, atau kita aja beraksi ala2 profesor di depan anak 😁😁
Bisa juga ajak pake perlengkapan kaca mata, masker atau jas lab sekalian pretend play jadi profesor atau ilmuwan.
Soal usia bisa cek jawaban sebelumnya mba 🙂 ✅

PENUTUP

Yuk sebagai ibu kita bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk bermain dan belajar bersama anak. Tidak harus ke tempat wisata, tidak harus menggunakan mainan2 dan bahan2 yang mahal. Bisa memanfaatkan bahan2 yang ada di rumah. Seperti contoh beberapa percobaan tadi, menggunakan cuka dan soda kue saja bisa menghasilkan banyak percobaan.
Semangat untuk terus belajar memperbaiki diri menjadi ibu yang lebih kreatif dan cerdas untuk anak2 kita :):)
*self reminder utk saya juga.

Warm regards ❤❤❤

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Follow us:
Instagram: @rumahmainanak
Fanpage facebook: Rumah Main Anak
Blog: rumahmainanak.blogspot.com

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s