Qaulan Sadiidaa

image

Duhai ibu….
Berhati-hatilah dalam menyusun kata untuk anak-anakmu
Kata-katamu adalah do’amu
Bicara baik maka kebaikan menjadi do’a untuk anak-anakmu
#selfreminder

Teringat kembali pada bahasan diskusi seru bersama teman2 di IPC (Islamic Parenting Community) tentang sebuah tulisan dr ust. Salim. A. Fillah “Qaulan Sadiidaa.
( http://salimafillah.com/qaulan-sadiidaa-untuk-anak-kita/)
Kurang lebih bermakna perkataan yang baik. Usai membaca tulisan itu, berasa diri ini banyak sekali kurang dalam mendidik anak-anak. Masih banyak peer untuk memperbaiki diri agar bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi anak-anak. Mulai berbenah diri perlahan, komitmen bersama suami untuk lebih menjaga setiap kata yang keluar dari mulut ini. Yakin bisa….

Seperti dimudahkan, proses di rumah berjalan dengan lebih mudah dari yang pernah saya bayangkan. Meskipun harus berulang kali mengingatkan anak-anak. Di sekolah juga Alhamdulillah lingkungan mendukung. Program sekolah, staf pengajar maupun karyawan berusaha menerapkan untuk bersikap dan berkata santun.

Tapi proses sesungguhnya tidaklah semudah itu. Anak-anak kan tidak hanya di rumah dan sekolah saja, ada saatnya mereka bersosialisasi dengan lingkungan sekitar rumah, bertemu keluarga besar, berinteraksi dengan orang yang lebih dewasa. Dan saat itulah proses sesungguhnya.
Apa yang sudah kita rintis perlahan, bisa tiba-tiba rusak hanya dalam waktu beberapa menit saja. Terpapar sikap atau kata2 kasar sedikit saja, langsung diserap oleh anak. Anak layaknya spons, dengan cepat menyerap apa saja yang mereka dengar dan lihat.

Tiba2, lingkungan sekitar rumah menjadi begitu tidak nyaman. Setiap saat terdengar teriakan antara anak dengan orang tuanya menggunakan kata2 kasar bahkan seperti sedang berada di kebun binatang. Sedih hati, berpikir keras cara membentengi anak2 kami. Anak-anak terlihat sedih saat kami mengurangi waktu mereka untuk bisa bermain keluar bersama teman-teman di sekitar rumah.

Maafkan ayah dan bunda yang sedikit mengurangi waktu bermain kalian di luar rumah. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia semoga kelak kalian akan mengerti. Ayah dan bunda hanya mengingikan kalian menjadi anak sholeh dengan akhlak yang baik, tutur kata yang santun dengan siapapun.

Semoga Allah mudahkan langkah kami dalam melindungi anak2 dari pengaruh buruk, mudahkan kami dalam membangun benteng iman yang kuat agar terbentuk akhlak yang baik bagi anak2 kami.

Qaulan sadiidaa masih menjadi peer besar kami dalam mendidik anak hingga kelak mereka bisa memahami sendiri makna qaulan sadiidaa….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s